Sejumlah penumpang pesawat naas Sukhoi Super Jet 100 itu ternyata mengaktifkan HPnya tepat di saat pesawat sedang terbang. Terbukti sejumlah panggilan ke HP mereka nyambung. Padahal ini sangat tak diperbolehkan dan bisa membahayakan penerbangan.
Misalnya telepon seluler alias HP dua wartawan majalah Angkasa, masih aktif saat dihubungi pukul 17.00 WIB. Tapi keduanya tidak mengangkat telepon. Demikian juga seorang istri yang mengontak suaminya di Sukhoi itu juga aktif HPnya.
Apakah karena para penumpang itu menganggap Sukhoi kali ini adalah dalam penerbangan Joy flight? di luar jalur penerbangan komersial biasa? Nah, apakah sinyal HP yang masih menyala ini juga mempengaruhi penerbangan itu?


